LAPORAN PENGAMATAN PENGOLAHAN LIMBAH

  

LAPORAN

PENGAMATAN PENGOLAHAN LIMBAH

 

Disusun untuk memenuhi

tugas mata kuliah Pendidikan Konservasi

Dosen Pengampu : Dr. Sri Silistyorini, M.Pd

 

 

 

Oleh :

 Muhamad Misbachul Munir

(1401418184)

 

Rombel  D

 

 

 

 

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2019

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

Alhamdulillah , segala puji bagi Allah SWT atas limpahan rahmat dan nikmat-Nya yang selalu kita rasakan sampai saat ini. Sholawat dan salam tak lupa selalu kita haturkan ke haribaan nabi agung Muhammad SAW.

 

Akhirnya penulisan laporan hasil pengamatan pengolahan limbah ini telah selesai. Kami sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan penulisan laporan ini.  Untuk itu penulis  berharap adanya kritik dan saran yang membangun guna keberhasilan penulisan yang akan datang.

 

 

 

 

 

Semarang, 18 Juli 2019

 

 

Penulis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

KATA  PENGANTAR………………………….

DAFTAR ISI………………….

BAB I

PENDAHULUAN…………………………….

A. Latar Belakang……………….

B. Batasan Masalah………..

C. Tujuan Penulisan………

BAB II

PEMBAHASAN…………………………….

1. Tiga Pilar Konservasi……………………………..

2. Tata Kelola Limbah di UNNES………………………….

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan…………………..

B. Kritik dan Saran………………………………

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Mengapa Limbah harus ini di perhatikan? karena limbah yang tidak dikelola dengan baik, tentunya dapat berdampak pada pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan dapat menjadi acaman bagi perkembangan ekosistem, ancaman perkembangan ekosistem bukan menjadi tanggungjawab kelompok tetapi menjadi tanggung jawab bersama, dengan demikian perlu ada generasi penerus yang peduli terhadap kelestarian lingkungan. Univeritas Negeri Semarang sebagai universitas konservasi memiliki peranan untuk mencetak generasi tidak hanya mengekspolitasi lingkungan tetapi meliliki tanggung jawab moral terhadap pelestarian lingkungan. Generasi tersebut diharapkan menjadi generasi yang mampu menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus sebagai kader konservasi dimasa yang akan datang.

 

B. Batasan Masalah
Dalam laporan ini akan di bahas tentang tiga pilar konservasi di Unnes serta bagaimana tata kelola limbah sampah yang ada.

 

C. Tujuan

Agar pemabaca mengetahui tata kelola limbah sampah yang ada di aniversitas Negeri Semarang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

1. Tiga pilar utama Universitas konservas

Tiga pilar utama Universitas konservasi sebagaimana dimaksudkan meliputi: konservasi nilai dan karakter, konservasi seni dan budaya, dan konservasi sumber daya alam [SDA] dan lingkungan.
Pada kegiatan ini lebih difokuskan pada konservasi sda dan lingkungan melalui pengelolaan limbah, khususnya limbah kertas sebagai upaya membentuk kader konservasi yang peduli terhadap lingkungan. Pilar pengelolaan limbah bertujuan melakukan pengurangan, pengelolaan, pengawasan terhadap produksi sampah dan limbah, dan perbaikan kondisi terhadap lingkungan di Unnes untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Pada penglolaan limbah atau manajemen sampah modern yang biasa disebut dengan 3R [Reuse, Reduce, Recycle]

 

2. Tata Pengelolaan Limbah di Unnes

a. Tata menegemen 3R

1. Reuse (memanfaatkan ulang),yaitu menggunakan kembali barang bekas tanpa pengolahan bahan, untuk tujuan yang sama atau berbeda dari tujuan asalnya. 

.

 Contohnya, penggunaan bahan-bahan plastik / kertas bekas untuk kerajianan benda-benda souvenir.


2. Recycle(mengolah kembali), yaitu kegiatan yang memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk digunakan lebih lanjut.

 

Program ini meliputi daur ulang kertas, plastik, logam/kaleng, pengolahan limbah laboratorium, dan pengolahan bunga/daun kering. Sejak tahun 2009 telah dilakukan pemisahan tempat sampah antara sampah organik dan sampah anorganik di setiap gedung Unnes

Program kelanjutan dari pemisahan sampah ini adalah adanya pengelolaan yang berkelanjutan sesuai dengan jenis sampah tersebut, sampah organik dikelola menjadi pupuk kompos, sedangkan untuk sampah anorganik dilakukan pemilahan untuk dilakukan daur ulang atau dikirim ke TPA.

3. Reduce (mengurangi): adalah semua bentuk  kegiatan atau perilaku yang dapat mengurangi produksi sampah.

Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemrosesan material baru untuk proses produksi.

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

 





 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

http://konservasi.unnes.ac.id/badan-konservasi-unnes/tujuh-pilar-konservasi/pengolahan-limbah/

http://fe.unnes.ac.id/17/?p=2298

 

https://www.google.com/amp/s/m.bisnis.com/amp/read/20141223/44/385217/ini-kelebihan-kekurangan-penggunaan-bbg

 

Komentar